Home » , , » Mewaspadai 4 faktor penyebab persalinan prematur

Mewaspadai 4 faktor penyebab persalinan prematur

Posted by E-Learning on Thursday, February 27, 2014


Persalinan Prematur ??
Bagai mana Persalinan Premature itu ?
Berbahayakah untuk janin bayi ??


Persalinan Premature - Persalinan diluar kondisi normal bayi lahir lainnya, jika bayi premature ketika memasuki minggu ke-37 atau ke-38.

Persalinan secara prematur perlu perhatian khusus sebab ia menjadi salah satu penyebab utama kematian pada bayi yang baru lahir (neonatal). Bayi premature biasanya memiliki berat badan yang sangat rendah dan ukuran yang cenderung mini.
Bayi yang dilahirkan secara prematur sangat rentan sebab kondisinya masih terlampau lemah untuk beradaptasi dengan lingkungan di luar rahim sang ibu.

Presentasi terjadinya persalinan secara prematur mencapai angka 10% hingga 20% di dunia. sementara itu di Indonesia, kelahiran secara prematur mencapai angka 19% dari total kelahiran.

empat masalah pada fungsi organ tubuh yang dialami bayi prematur yaitu penyakit membran hialin, apnea dan bradikandia, retinopathy of prematurity, serta penyakit paru kronik dan masih ada beberapa kelainan yang biasanya di temui pada bayi prematur.

Kenalilah faktor-faktor resiko penting bagi seorang ibu agar dapat mencegah persalinan prematur. 7 faktor yang perlu di perhatikan, Apa saja ?
* Usia ibu hamil yang terlalu muda, atau sebaliknya terlalu tua. 
Usia optimal untuk hamil adalah 20 - 30 tahun.
* Kehamilan kembar, baik kembar dua atau lebih. Ibu yang mengandung lebih dari satu bayi berisiko melahirkan bayi-bayi prematur.
* Infeksi saat kehamilan, mìsalnya infeksi oleh sitomegalovirus (CMV), toksoplasma, infeksi menular seksual (HIV, Hepatitis B), cacar air, rubella, dan radang tenggorok akibat streptokokus beta hemolitikus grup B. Inilah pentingnya senantiasa mencuci tangan 8vdan memasak makanan hingga matang (mencegah CMV), dan menghindari kontak dengan hewan piaraan yang kotor ( toksoplasma ), dan melengkapi imunisasi ( cacar air, MMR) sebelum kehamilan.
* Konsumsi alkohol dan merokok saat hamil.
* Penyakit kronik, seperti hipertensi ( tekanan darah tinggi ) dan diabetes pada kehamilan. Inilah pentingnya memeriksa kesehatan secara teratur saat hamil dan menjaga pola hidup sehat serta olahraga.
* Riwayat persalinan prematur pada kehamilan sebelumnya.
* Stres psikologis
baby premature

Ada beberapa tanda jika persalinan prematur ibu terjadi, antara lain:
  1. Terjadinya kontraksi dalam waktu 10 menit atau lebih intens dalam kurun waktu 1 jam. Dalam durasi sejam, bisa terjadi kontrasksi sebanyak lima atau lebih.
  2. Terasa kram pada perut tepatnya bagian bawah.
    Kram ini terjadi secara kontinyu dan biasa disertai dengan diare ataupun tidak.
  3. Mersakan nyeri yang sangat pada bagin punggung yang terjadi secara terus menerus. Dalam kondisi tertentu bisa juga tidak statis.
  4. Terdapat tekanan pada area panggul layaknya didorong.
  5. Keluar cairan encer dari vagina.
    Cairan ini akan terus meningkat jumlahnya dan warnanya pun berubah-ubah.
Jika Anda memiliki tanda-tanda persalinan prematur, berbaringlah miring selama satu jam. Selagi beristirahat, minumlah dua atau tiga gelas air atau sari buah. Kerap kali dengan beristirahat dan minum cairan, gejala-gejala persalinan prematur dapat mereda.
Namun jika dalam satu jam tanda-tanda tersebut tidak berkurang,  segera bawa ke Rumah Sakit terdekat agar segera di tangani oleh Dokter..


Hosting Unlimited Indonesia

0 comments:

Donate Bitcoin :
19QsXRcfUEKW9AVbGkJFB6WJPvn6uRboNr